4 Jenis Alat Kontrasepsi Pencegah Kehamilan Selain KB Suntik

Mencegah kehamilan pada umumnya dilakukan oleh sebagian para ibu dengan beberapa alasan tertentu, seperti kesibukan pekerjaan atau ikut serta menggalangkan program keluarga berencana yang dijalankan oleh pemerintah dengan semboyan mottonya yang sangat familiar dikalangan masyarakat indonesia, yaitu “dua anak cukup”.

Jenis alat kontrasepsi yang ada pada saat ini memiliki beragam jenis dan bentuk, alat kontrasepsi dibuat sebagai upaya bagi ibu untuk bisa menunda kehamilannya. Selain menggunakan alat kontrasepsi, anda juga dapat melakukan tindakan sterilisasi permanent, yaitu proses pengangkatan rahim pada wanita agar wanita tersebut tidak dapat hamil kembali meskipun sering melakukan hubungan badan.

Pada umumnya, di Indonesia sendiri sudah banyak berkembang jenis – jenis alat kontrasepsi penunda kehamilan, baik berupa pil, suntikan sampai pemasangan alat kontrasepsi pada miss V anda. Namun, untuk anda yang ingin menunda kehamilan hanya sementara waktu saja, anda dapat menggunakan beberapa alat kontrasepsi berikut. Diantaranya :

  1. Menggunakan Pil KB

Pil KB merupakan salah satu jenis alat kontrasepsi yang sudah sering digunakan oleh para kaum ibu. Kandungan yang ada dalam pil ini dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan kita seperti memilih pil KB yang mengandung hormon progesteronn atau pil KB yang mengandung kombinasi hormon progesteron dan estrogen. Harganya yang relatif cukup murah membuat pil KB banyak digunakan kaum ibu sebagai alat kontrasepsi. Perlu diketahui, alat kontrasepsi yang satu ini cukup merepotkan, karena anda harus rutin meminumnya setiap hari agar pil KB bekerja dengan sempurna dalam menghambat kehamilan. Pil KB memiliki efek samping berupa mual – mual, sakit kepala, peningkatan berat badan tubuh anda, serta dapat membuat penurunan gairah melakukan hubungan seksual.

  1. Suntikan KB

Selain dengan pil KB, bagi anda yang ingin menunda kehamilan, anda dapat melakukannya dengan cara menyuntikan diri anda menggunakan suntik KB. Suntik KB terdiri dari 2 macam, ada yang dapat membantu menunda kehamilan selama 1 bulan dan ada yang dapat menunda kehamilan sampai 3 bulan. Keunggulan yang dirasakan, anda tidak perlu repot – repot seperti mengkonsumsi pil KB yang harus rutin meminumnya setiap hari. dengan suntik KB anda hanya perlu mengontrolnya ke dokter atau bidan satu bulan atau tiga bulan sekali. Efek samping yang terdapat dalam suntik KB tidak jauh berbeda dengan anda mengkonsumsi.

  1. KB Implan

KB implan merupakan sejenis alat kontrasepsi pencegah kehamilan yang berbentuk mirip seperti susuk, benda yang berukuran kecil ini memiliki bentuk yang menyerupai batang korek api. KB implan biasanya dipasang diarea bagian bawah kulit biasanya diletakan di lengan tangan bagian atas. KB implan dapat membantu mencegah kehamilan kurang lebih selama 3 tahun, ini memudahkan untuk ibu yang ingin menunda kehamilan tanpa harus repot – repot kontrol cek up seperti pemakaian alat kontrasepsi Suntik KB. Efek samping pemakaian KB implan ini diantaranya, nyeri pada lengan di tangan saat KB implan dipasang, perubahan siklus haid menjadi tidak teratur, sulit mengalami kehamilan kembali bagi yang telah memasang KB implan ini pada tubuhnya.

  1. KB Spiral (IUD)

Alat kontrasepsi yang satu ini terbilang baru dan sangat efisien sekali dalam membantu anda menunda kehamilan. Selain waktu pencegahan kehamilan yang terbilang relatif lama dibanding alat kontrasepsi sebelumnya, perawatan untuk KB spiral ini juga terbilang tidaklah rumit. Peletakan KB spiral yang berbentuk huruf T pada rahim dipercaya mampu menunda kehamilan wanita selama 5 hingga 10 tahun. Efek samping setelah melakukan pemasangan antara lain, pendarahan yang cukup banyak saat haid, haid menjadi tidak teratur, keram pada bagian perut bawah.

Demikianlah beberapa alat kontrasepsi yang dapat anda gunakan untuk mencegah kehamilan. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *